Analisis dan Prakiraan Curah Hujan, tingkat Ketersediaan Air Tanah, Tingkat Kekeringan dan Kebasahan metode Standardized Precipitation Index untuk wilayah Jawa Barat

ANALISIS CURAH HUJAN DAN SIFAT HUJAN BULAN SEPTEMBER 2014 WILAYAH JAWA BARAT

 Analisis Curah Hujan Bulan September 2014 pada umumnya < 21 – 150 mm. Sedangkan curah hujan 151 – 300 mm dan > 301 mm tidak terjadi.

1AnalChSepJabar

 

Gambar Peta Distribusi Curah Hujan Bulan September 2014 Provinsi Jawa Barat

 

Analisis Sifat Hujan Bulan September 2014 pada umumnya Bawah Normal (BN). Sifat hujan Normal (N) terjadi di sebagian kecil Karawang timur bagian tengah. Sedangkan sifat hujan Atas Normal (AN) tidak terjadi.

2AnalSifatSepJabar

 

Gambar Peta Analisis Sifat Hujan Bulan September 2014 Provinsi Jawa Barat

PRAKIRAAN CURAH HUJAN DAN SIFAT HUJAN BULAN NOVEMBER, DESEMBER 2014 DAN JANUARI 2015 PROVINSI JAWA BARAT

Prakiraan CURAH HUJAN Nopember

  • 0 – 150 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar Bekasi, Karawang utara, Subang utara, Indramayu, Cirebon utara dan tengah, Kuningan utara dan selatan, sebagian kecil : Majalengka timur bagian utara, Ciamis utara bagian timur.
  • 151 – 300 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
  • > 301 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar Bogor, Tasikmalaya selatan, Ciamis selatan, Purwakarta selatan; sebagian kecil : Sukabumi utara dan selatan, Cianjur selatan dan utara bagian barat, Bandung selatan dan utara bagian tengah, Subang selatan bagian barat, Ciamis utara bagian tengah.

3PrakChNopJabar

 

Gambar Peta Prakiraan Curah Hujan Bulan November 2014 Provinsi Jawa Barat

 

Prakiraan CURAH HUJAN Desember 2014

  • 0 – 150 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian kecil Indramayu selatan.
  • 151 – 300 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar : Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Sumedang utara, Majalengka utara, Garut, Kuningan, Cirebon, Tasikmalaya tengah; sebagian kecil Bogor utara bagian barat, Bogor selatan, Sukabumi tengah, Cianjur utara bagian timur, Bandung utara bagian barat, Ciamis timur.
  • > 301 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.

 4PrakChDesJabar

 

Gambar Prakiraan Curah Hujan Bulan Desember 2014 Provinsi Jawa Barat

 

Prakiraan CURAH HUJAN Januari 2014

  • 0 – 150 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian kecil Cianjur utara bagian tengah.
  • 151 – 300 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar Subang utara, Indramayu, Kota Bandung dan Bandung timur, Ciamis selatan; sebagian kecil Bogor barat dan utara bagian tengah, Sukabumi tengah, Cianjur utara dan barat bagian tengah, Bandung barat, Sumedang barat dan utara, Majalengka utara.
  • > 301 mm; Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.

 5PrakChJanJabar

 

Gambar Prakiraan Curah Hujan Bulan Januari 2015 Provinsi Jawa Barat

 

Prakiraan SIFAT Hujan Nopember 2014

  • Atas Normal (AN); Diprakirakan terjadi di sebagian kecil Bogor utara, Cianjur utara bagian barat, Karawang barat bagian tengah.
  • Normal (N); Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
  • Bawah Normal (BN); Diprakirakan terjadi di sebagian besar Sukabumi selatan, Bandung utara dan Kota Bandung, Subang timur; sebagian kecil : Bogor barat dan utara, Cianjur tengah dan utara, Purwakarta barat, Bekasi selatan, Karawang barat bagian utara, Sumedang utara dan barat, Majalengka selatan dan timur, Tasikmalaya tengah, Garut timur, Kuningan utara dan timur, Cirebon tengah, Indramayu timur dan barat.

 6PrakSifatNopJabar

 

Gambar Prakiraan Sifat Hujan Bulan November 2014 Provinsi Jawa Barat

 

Prakiraan SIFAT Hujan Desember 2014

  • Atas Normal (AN); Diprakirakan terjadi di sebagian besar Bandung, sebagian kecil Bogor tengah dan timur, Cianjur timur dan utara bagian barat, Bekasi tengah, Karawang tengah, Indramayu utara bagian barat, Tasikmalaya timur, Ciamis.
  • Normal (N); Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
  • Bawah Normal (BN); Diprakirakan terjadi di sebagian besar Sumedang utara, Majalengka; sebagian kecil Bogor selatan bagian tengah, Cianjur barat bagian tengah, Purwakarta barat, Garut timur bagian tengah, Tasikmalaya barat bagian tengah, Indramayu selatan dan utara bagian tengah, Indramayu barat, Kuningan utara, Cirebon tengahdan utara.

 7PrakSifatDesJabar    

 

Gambar Peta Prakiraan Sifat Hujan Bulan Desember 2014 Provinsi Jawa Barat

 

Prakiraan SIFAT Hujan Januari 2014

  • Atas Normal (AN); Diprakirakan terjadi di sebagian kecil Indramayu selatan bagian timur.
  • Normal (N); Diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
  • Bawah Normal (BN); Diprakirakan terjadi di sebagian kecil : Bogor selatan bagian barat, Bogor tengah dan utara, Sukabumi barat bagian utara, Cianjur tengah dan utara, Purwakarta barat dan tengah, Sumedang barat, Bekasi selatan, Subang timur bagian utara, Indramayu utara, Majalengka tengah, Cirebon tengah, Ciamis utara bagian timur.

 8PrakSifatJanJabar

 

Gambar Prakiraan Sifat Hujan Bulan Januari 2015 Provinsi Jawa Barat

 

INDEKS KEKERINGAN DAN KEBASAHAN WILAYAH JAWA BARAT BULAN SEPTEMBER 2014

Analisis tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan index SPI. Akumulasi curah hujan tiga bulan Juli s/d September 2014 pada umumnya Normal untuk kondisi :

  1. Agak kering hingga sangat Kering tidak terjadi.
  2. Agak basah hingga Basah terjadi di Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka selatan, Kuningan tengah. Karawang timur, Bogor utara dan selatan, sebagian kecil Indramayu tengah.
  3. Sangat Basah tidak terjadi.

 9IndexKeringJulSepJabar

 

Gambar Monitoring Indeks Kekeringan Provinsi Jawa Barat Bulan (Juli – September 2014)

ANALISIS TINGKAT KETERSEDIAAN AIR TANAH (KAT) BULAN SEPTEMBER 2014

Hasil analisis tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat pada bulan September 2014 pada umumnya kurang. Pada bulan ini curah hujan yang terjadi lebih kecil dari evapotranspirasinya sehingga ketersediaan air tanahnya berada di bawah 40 %. Daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah cukup meliputi sebagian kecil Bogor tengah, Tasikmalaya timur bagian tengah. Pada daerah-daerah tersebut telah terjadi pengurangan air tanah, akan tetapi tingkat ketersediaan air tanah di atas 40 %. Sedangkan daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah sedang, meliputi sebagian besar Cianjur, Tasikmalaya tengah, sebagian kecil Bogor tengah, Garut timur, Ciamis barat bagian tengah. Pada daerah – daerah ini curah hujan yang terjadi lebih besar dari evapotranspirasinya sehingga ketersediaan air tanahnya berada di atas 40 %.

 10AnalKatSepJabar

 

Gambar Analisis Tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat Bulan September 2014

PRAKIRAAAN TINGKAT KETERSEDIAAN AIR TANAH (KAT) BULAN NOVEMBER, DESEMBER 2014 DAN JANUARI 2015 PROVINSI JAWA BARAT

Nopember 2014

Hasil prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat pada bulan November 2014, untuk daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah cukup terjadi di sebagian besar Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Purwakarta selatan dan barat, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, sebagian kecil Sumedang selatan. Pada daerah – daerah ini curah hujan cukup menjadikan tanah dalam kondisi kapasitas lapang. Untuk daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah sedang meliputi sebagian besar Bandung timur, Sumedang barat, Garut utara, Purwakarta utara, sebagian kecil Bekasi selatan, Karawang selatan, Subang selatan, Sukabumi tengah, Tasikmalaya utara, Ciamis utara dan timur. Pada daerah-daerah tersebut telah terjadi pengurangan air tanah, akan tetapi tingkat ketersediaan air tanah di atas 40 %. Sedangkan daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah kurang, meliputi sebagian besar daerah Pantura, Purwakarta utara, Kota Bandung, Sumedang timur dan utara, Majalengka, Kuningan, Ciamis utara. Pada daerah ini curah hujan yang terjadi lebih kecil dari evapotranspirasinya sehingga ketersediaan air tanahnya berada di bawah 40 %.

11PrakKatNopJabar

 

Gambar Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat Bulan November 2014

 

Desember 2014

Hasil prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat pada bulan Desember 2014 pada umumnya cukup, dimana pada bulan ini curah hujan curah hujan cukup menjadikan tanah dalam kondisi kapasitas lapang. Untuk daerah dengan tingkat ketersediaan air tanahnya sedang meliputi sebagian besar Kuningan, sebagian kecil Bekasi barat dan selatan, Karawang selatan, Purwakarta utara, Subang tengah, Indramayu selatan bagian barat, Majalengka utara, Cirebon utara dan selatan. Pada daerah-daerah tersebut telah terjadi pengurangan air tanah, akan tetapi tingkat ketersediaan air tanah di atas 40 %. Sedangkan daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah kurang meliputi sebagian besar daerah Pantura, Majalengka utara, Purwakarta utara bagian timur. Pada daerah – daerah ini curah hujan yang terjadi lebih kecil dari evapotranspirasinya sehingga ketersediaan air tanahnya berada di bawah 40 %.

 12PrakKatDesJabar

 

Gambar Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat Bulan Desember 2014

 

Januari 2015

Hasil prakiraan tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat pada bulan Januari 2015 pada umumnya cukup, dimana pada bulan ini curah hujan curah hujan cukup menjadikan tanah dalam kondisi kapasitas lapang. Untuk daerah dengan tingkat ketersediaan air tanahnya sedang meliputi sebagian besar Karawang, Subang utara, Indramayu, Bekasi selatan; sebagian kecil Majalengka utara, Cirebon utara dan selatan, Kuningan selatan, Ciamis timur bagian utara. Pada daerah-daerah tersebut telah terjadi pengurangan air tanah akan tetapi tingkat ketersediaan air tanahnya di atas 40 %. Sedangkan daerah dengan tingkat ketersediaan air tanah kurang tidak terjadi.

 13PrakKatJanJabar

 

Gambar Prakiraan Tingkat Ketersediaan Air Tanah Provinsi Jawa Barat Bulan Januari 2015

PRAKIRAAN SUHU DAN KELEMBABAN BULAN NOVEMBER 2014

PrakTRHNopJabar

 

Gambar Temperatur dan Kelembaban Udara Bulan November 2014

 

TabelPrakTRH

 

Tabel Prakiraan Suhu dan Kelembaban di beberapa kota di Jawa Barat

admin@dmg © 201410

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *